Siap Menebarkan Pesan Positif


Personel Lama Kembali Bergabung
Penggemar rapcore dan nu metal boleh bergembira. Sebentar lagi, ranah musik itu kembali ramai dengan comeback masal beberapa band pengusungnya. Sebut saja Rage Against The Machine (RATM) dan Crazy Town yang kabarnya tengah menggarap album. Terdekat, yang sedang ancang-ancang mengeluarkan rilisan adalah Payable on Death (P.O.D.).

Album studio ketujuh band asal San Diego, Amerika Serikat, tersebut beredar pada 8 April mendatang. Rilisan itu diberi judul When Angels & Serpents Dance. Konon, Sonny Sandoval (vokal), Marcos Curiel (gitar), Traa Daniels (bas), dan Wuv Bernardo (drum) membuat album tersebut dengan lirik-lirik yang lebih dewasa.

Mereka tidak hanya ingin memberikan spirit kepada generasi muda untuk lebih baik, seperti yang P.O.D. lakukan pada album-album sebelumnya. P.O.D juga mengajak penggemar untuk lebih peduli terhadap kejadian-kejadian penting di dunia. “Misi kami sekarang adalah menulis lagu-lagu bagus yang bisa menginspirasi banyak orang,” ujar Curiel.

Misalnya, lagu Tell Me Why yang menyuarakan tema anti peperangan. Juga, The End of the World yang menggambarkan ketakutan mereka terhadap kondisi dunia yang makin lama makin tidak aman.

“Aku mendapat inspirasi untuk lagu itu ketika menonton siaran berita tentang kerusuhan di penjuru bumi. Sepertinya, masa depan kini terlihat makin suram,” papar Curiel yang menulis sebagian besar lagu tersebut.

Bukan hanya kondisi dunia yang memicu perubahan karakter lirik P.O.D. Namun, hal itu juga disebabkan usia para personel yang makin matang. Rata-rata, usia mereka kepala empat. Mereka juga sudah menikah dan punya anak. “Sudah bukan waktunya bagi kami untuk memainkan musik hardcore punk seperti remaja usia belasan tahun yang ngeband di garasi. Tidak seperti beberapa tahun lalu,” kata Sandoval, sang vokalis.

Segi liriknya memang sedikit bernuansa gelap. Namun, di sisi musikal, P.O.D. merasa lebih mantap. Pasalnya, When Angels and Serpents Dance adalah album studio pertama mereka sejak Curiel, yang memberi “nyawa” pada musik P.O.D., kembali bergabung.

Keputusan comeback itu juga membuat tiga personel lain merasa lebih klop bermusik. Hasilnya, musik P.O.D. lebih eksperimental. Misal, single perdana, yakni Addicted yang sangat hard rock. Juga, pada track End of the World, mereka memasukkan unsur gospel choir.

When Angels & Serpents Dance pun bakal diramaikan oleh beberapa kolaborator ulung. Di antaranya, gitaris Page Hamilton yang pernah memperkuat line-up tur David Bowie. Selain itu, pada lagu Kaliforn-Eye-A, ada sumbangan vokal Mike Muir, frontman Suicidal Tendencies. (rum/bs/kkn)

Did You Know?

1. Sonny Sandoval adalah saudara sepupu drummer Wuv Bernardo. Sandoval diminta bergabung dengan P.O.D. untuk menjaga jalan hidupnya yang pernah kacau akibat sakit parah sang ibu agar tetap lurus.

2. P.O.D. pernah punya hubungan cukup erat dengan kejuaraan gulat WWE. Single Lights Out dari album Testify (2006) menjadi theme song WWE Survivor Series pada 27 November 2005. Mereka juga pernah menampilkan theme song Booyaka 619 milik pegulat Rey Mysterio di ajang WrestleMania 22. Pegulat itu berasal dari San Diego, kampung halaman P.O.D.

Diskografi P.O.D.

1994 Snuff the Punk
1996 Brown
1999 The Fundamental Elements of Southtown
2001 Satellite
2003 Payable on Death
2006 Testify
2008 When Angels & Serpents Dance

by:jawapos.com

One Response

  1. masak sih gitu

Leave a Reply